Feabhra 28, 2006

Pesona Ragunan (Bumi Perkemahan)



Pagi itu, seperti biasa saya mengantarkan isteri ke sebuah acara di Pasar Minggu Jakarta Selatan. Pagi yang biasa memang mirip dengan pagi-pagi pada hari lainnya, kecuali jalanan yang cukup lancar hingga menghemat waktu perjalanan.

Namun berbeda dengan minggu-minggu lalu rasa-rasanya hari minggu ini saya ingin sekali hunting foto di sekitar lokasi. Beberapa piihan menjadi pertimbangan, akhirnya Bumi Perkemahan Ragunan menjadi pilihan disamping memang karena waktunya yang cukup mepet.

Bumi Perkemahan Ragunan (BPR) tidak seluas yang ada di Cibubur Jakarta Timur, nyatanya memang jenis dan fasilitas yang disediakan juga tidak seragam di Cibubur. Namun cukuplah untuk mengobati jari telunjuk saya yang sudah gatel-gatel ingin mencet tombol shutter di kamera. Objek pertama saya adalah buah pepohonan palem yang sedikti basah akibat embun





Pertama kesan yang didapat ketika memasuki BPR adalah hamparan rumput hijau yang cukup luas. Lokasi yang cukup pas bagi anda yang ingin berolahraga pagi atau beraktitifias fisik, dan memang begitu karena beberapa grup orang saya lihat berolahraga di sana, dari senam sampai silat dan outbond.

Salah satunya adalah Kelompok Perguruan Silat Tifan ini. Ber ciaaat...ciaaat tanpa harus malu, apalagi kaku. Karena toh semua orang di sana bertujuan untuk menggerakkan badannya



Cuba lihat saja gaya Kang Mas ini...ups hati-hati ketendang :)...seru juga ya.

Capek mengeksplore grup silat tifan tersebut saya melangkahkan kaki mencari objek menarik yang kira-kira bisa terekam oleh kamera saya. Sampai saya menemukan sebuah pohon yang cukup unik dengan bentuknya yang melengkung ke bawah seakan keberatan beban. Ah saya putar ke sana ke mari mencari angle yang pas agar gambar yang terekam sesuai dengan kenyataannya....jgn sampai kesan yang di dapat tidak sedramatis yang saya lihat di BPR ini,. Dan ...walaaaa ini lah hasilnya



Mudah2an anda dapat melihat uniknya pohon ini seperti yang saya lihat di sana.

Ahhh...saya rasa cukup, sepertinya waktu sudah hampir habis dan sudah saatnya menjemput isteri. Eh, tapi tunggu dulu....itu apa? sepertinya saya menemukan POI (Point of intrest) yang cukup menarik.....seekor...eh beberapa ekor kupu-kupu berterbangan di sekitar saya. Menarik perhatian saya untuk kembali merekam beberapa aksi si kupu-kupu mencari madu. Langsung saja lensa di kamera saya tukar dengan lensa tele milik Akh Dudi....hmmmm sluuuuurp sedaaaap....beginilah kira kira beberapa hasil jepretan saya dalam beberaa menit menjadi "butterfly chaser"









Yah, begitulah pagi Minggu menunggu isteri...semoga anda dapat melihat seperti saya melihat waktu itu....semoga :). Untuk melihat full sizenya dapat meng klik url INI

O iya, BTW untuk foto kupu-kupu terakhir saya sudah upload di www.galerikeadilan.net dengan judul "DIMADU". Cuba perhatiin dengan seksama foto itu anda pasti bisa membaca kenapa saya kasi judul agak nakal gitu hehehe.

Terimakasih.....kayaknya postingan kali ini basa-basi banget ya?.....gapapa yah..Maklumin aza, lagi ngelemesin jari-jari nih yang udeh lama banget ga nulis-nulis.

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home