Eanáir 19, 2004

Isaac Asimov's Laws of Robotics

Law Zero:
A robot may not injure humanity, or, through inaction, allow humanity to come to harm

Law One:
A robot may not injure a human being, or, through inaction, allow a human being to come to harm.

Law Two:
A robot must obey the orders given it by human beings except where such orders would conflict with the First Law.

Law Three:
A robot must protect its own existence as long as such protection does not conflict with the First or Second Law.


Sudah beberapa minggu ini mengikuti kisah Astro Boy di RCTI, ttg robot berbentuk anak tapi memiliki kelebihan karena memiliki perasaan seperti manusia. Yang menarik adalah fitur-fitu robot figuran dalam felm kartun itu seperti robot yang ahli dalam bermain bola, kesehatan dan bahkan penjual balon dalam pekan raya.

Robot memang dilamarkan eh diramalkan (maklum deh mendekati hari "H" jd agak2 rancu) bakal menggantikan beberapa posisi yang sekarang dikerjakan oleh manusia. Tapi pertanyaan besarnya adalah apa tidak rugi membuat robot yang tugasnya hanya menjual balon, es krim dan jenis profesi lainnya yang tidak membutuhkan banyak fikiran dan tenaga? Bayangkan sebuah pengenalan produk robot terbaru di abad mendatang :"Setelah riset bertahun-tahun yang menghabiskan dana serta fikiran...inilah dia kami persembahkan sebuah karya cipta penelitan kami ...Robot Penjuaaaaal Baloooooon!!!".

Perpustakaan dengan robot? ah saya ga setuju tuh kalo konsep robot yang dimaksud mirip Astro Boy, karena berati ketika anda memasuki sebuah perpustakaan di meja depan akan menemukan robot sekuriti (bahasa manusianya Satpam) lengkap dengan seragamnya, dan berkata "tolong titipkan tas dan jaket anda pada petugas!" Masuk beberapa meter lagi lalau and akan melihat beberapa robot berseliweran...ada yang melayang-layang sepuluh meter di atas tanah ada yang menggelinding sambil membereskan buku-buku di meja, apa bedanya dengan perpustakaan sekarang?

Kemajuan teknologi seharusnya menciptakan sesuatu yang lebih murah dan mudah untuk digunakan, termasuk juga sebuah perpustakaan. Jadi bagaimana dong perpustakaan dalam bayangan saya nantinya?....yah maunya sih perpustakaan kayak mesin ATM atau mesin penjual koran dan minuman di luar negeri sana. Letaknya di sudut-sudut kota dan...loh jadi mirip internet ya?....iya yaaa. Sepertinya masa depan untuk perpustakaan lebih cepat datangnya daripada yang saya kira.

Jadi di mana robot-robot itu?

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home