Eanáir 12, 2004

Hanya Luwak Saja yang Tahu!

Apa beda kopi bubuk dengan kopi nescafe? Buat saya perbedaanya adalah kalau kopi bubuk rasanya masih biasa saja gaada perlawanan bahkan bisa langsung tidur. Tapi kalau kopi-kopi model nescafe, indocafe dan lainnya boro-boro biasa baru setengah mug saja jantung rasanya sudah deg-degan, malamnya beruntung kalau bisa tidur jam sepuluh padahal minumnya sudah dari siang.

Dalam keluarga saya bapak dan almarhum ibu menyukai kopi bubuk Kapal Api, ini bukan iklan tapi memang kenyataannya begitu (sebenarnya tergantung selera). Hobi mereka untuk menikmati kopi bubuk menular pada saya setahun belakangan ini dan masih dalam batas wajar. Walaupun sama-sama menyukai kopi bubuk namun orang tua saya memiliki cara berbeda dalam menikmatinya. Bapak suka kopi yang agak sedikit pahit jadi takarannya bila menggunakan mug standard adalah satu sendok kopi banding setengah sendok gula. Atau kalau ingin lebih mantab ya dua sendok kopi banding satu sendok gula. Sedangkan ibu dahulu menikmati kopi sedikit berbeda dari orang lain, biasanya dia mengambil kopi bubuk setengah sendok lalu memasukkannya ke mulut, seperti kalau anda memakan nasi biasa, dan dibiarkan di dalam mulut beberapa saat (maksimal lima menit) lalu menelannya. Atau ibu biasa membaui saja aroma kopi dari toplesnya langsung. Praktis ibu jarang sekali minum kopi namun yang ada dia makan kopi.

Berbagai macam ciri khas orang dalam menikmati kopi. Teman saya ketika kuliah biasanya malah menikmati kopi dengan es batu, mungkin sekarang biasa bahkan sekali-kali juga mencicipi model kopi dengan es, tetapi ketika pertama kali melihatnya agak aneh juga. Ada juga teman kuliah yang minum kopi tidak bisa tidak selalu menunggu ampas kopinya untuk mengendap, yah keburu dingin lah...tapi kayaknya buat dia nggak masalah tuh. Paling enak setelah beberapa menit dan kira-kira sudah mengendap ampas kopinya iseng-iseng lagi kita aduk kopinya,....he he he enak khan nunggu lagi?

Kopi sebenarnya ditemukan tidak sengaja, konon bahkan yang pertama kali menemukan manfaat kopi bukan manusia tetapi kambing. Ketika itu peternak memberika pakan untuk kambingnya dari pohonan kopi, mungkin secara tidak sengaja termakan buahnya walhasil semalam suntuk kambingnya mengembik-ngembik. Kopi bahkan sempat di tuduh sebagai minuman iblis oleh kalangan gereja jaman dahulu karena para sufi sambil berzikir semalam suntuk suka menghirup kopi sebagai penahan kantuk, tapi siapa nyana ternyata mesin kapucino diciptakan di Itali.

Tetapi ternayata ada satu binatang dalam hal kopi mengkopi ini, dan itu bukan kambing tapi luwak. Katanya penciuman luwak luar biasa dalam memilih kopi, dan karena luwak tidak memakan biji kopinya kata bapak orang jaman dulu lebih suka kopi yang keluar dari bagian belakang luwak...pick by nature process by nature. Eh denger-denger duren juga sama ya?...bedanya bukan luwak binatangnya namun gajah, bener nggak sih?

Kalau bertamu ke tetangga maka selain teh, sirup dan air putih, kopi juga turut ditawarkan. Entah sejak kapan orang mulai menyajikan kopi sebagai hidangan tamu. Mungkin karena disajikan hangat-hangat akan juga menghangatkan suasana antara tamu dan tuan rumah makanya kopi dan teh menjadi salah satu pilihan hidangan. Tetapi hanya di Indonesia saja kopi dihidangkan dengan sepiring pisang goreng atau goreng-gorengan lainnya.

Sayangnya seperti juga rokok, kopi menyebabkan kecanduan, kafeinnya itu loh. Katanya sih kalau sedang menghadapi kerjaan yang banyak dan menyebabkan sedikit ketertekanan (stress) sebaiknya jauhi kopi. Karena kafeinnya malah akan membuat urat syaraf semakin menegang padahal yang namanya orang stress uratnya udeh kayak mau putus jadi resiko stroke lebih besar kali ye? Atau untuk mencegah lebih banyak korupsi!...loh? ya soalnya kalo urat malunya ikutan putus karena kopi khan semakin banyak saja orang ga tau malu yang korupsi.

Ngopi segelas dua gelas sehari sepertinya masih normal, tapi kalau anda sudah harus minum kopi sehari minimal lima gelas itu tandanya sudah kecanduan. Kalau saya kebanyakan kopi (normalnya hanya segelas sehari) kepala pusing, mata sedikit berkunang-kunang dan koordinasi tangan agak payah...gemetaran gitu deh.

Bagaimana dengan anda, apakah anda pecandu kopi?

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home